About Me

Foto saya
Batu, Jawa Timur, Indonesia
Sekolah yang berdiri hampir lebih dari 30tahun ini adalah salah satu peninggalan berharga dari para sesepuh yang bermanfaat untuk mencerdaskan masyarakat kota batu

Rasio28

Play Music

Jumat, 30 Januari 2009

Faradisa Bintana Aulia


Tidak menyukai suatu pelajaran lantaran sulit, sepertinya sudah menjadi hal yang biasa bagi pelajar pada umumnya. Akan tetapi, bagi siswi MTs HAsyim Asy’ari Batu, Faradisa Bintana Aulia, suatu kejengkelan yang dialaminya karena kesulitan memecahkan soal-soal matematika justru mengantarkannya pada sebuah prestasi. “Rasa penasaran yang besar mendorong saya untuk berusaha memecahkan soal-soal itu,” aku Juara II Olimpiade Sains Matematika Tingkat Kota Batu tahun 2008 ini.
Dara yang akrab disapa Fara ini tak ingin menyerah begitu saja. Diam-diam ia mengutak-atik beberapa soal dan mengerjakan berbekal beberapa buku Matematika. “Akhirnya saya menemukan keasyikan dari belajar matematika itu sendiri,” ungkap Fara yang lebih suka belajar sendiri di rumah daripada mengikuti pelajaran tambahan di Lembaga Bimbingan Belajar (LBB).
Tak dinyana, kemampuannya ini dilirik juga oleh pihak sekolah yang kemudian membawanya menjadi jagoan sekolah dalam beberapa olimpiade sains yang sempat diikutinya. Kepercayaan ini juga lah yang membuat Fara semakin termotivasi. Bahkan ia melengkapi referensinya dengan berbagai buku olimpiade dan tak jarang pula sharing dengan saudaranya yang juga suka dengan pelajaran yang sama.
Bagi Fara, kemampuan yang dimiliki itu tidak hanya memberinya kebanggaan dengan sebuah prestasi. “Saya pikir, lebih melatih saya untuk sabar dan selalu berpikir dengan kepala dingin,” tandas Fara dengan nada tegas. Bahkan hal ini juga berpengaruh dalam kesehariannya. Oleh sebab itu, sulung dari dua bersaudara ini merasa cukup enjoy dengan sesuatu yang dipelajarinya.
Inilah yang menyebabkan dirinya tak merasa terbebani untuk belajar. “Karena, kadang kalau dipaksa malah semakin tidak nyaman. Tapi kalau bisa mencari manfaat lainnya semua jadi enteng,” ujar Fara yang juga mulai menekuni hobi baru, bermain biola. Ia beranggapan, antara matematika dan biola bisa memberikan keseimbangan pada kerja otaknya. .lan-KP

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Template by:
Free Blog Templates